Sudah Siapkah Anda Menghadapi Mati?

24 May 2012

kuburantoraja

Banyak orang yang tenggelam dalam kubangan dosa. Hanya kematian yang mampu menghentikan petualangan sesaat mereka. Mengapa enggan bertaubat?

Ada sejumlah faktor yang membuat kita malas bertaubat. Namun yang paling berbahaya adalah menganggap enteng dan remeh dosa-dosa yang diperbuat. Hati tak lagi merasa gundah dan takut dengan azab Allah.

Akhirnya, makin lama dosa kian menumpuk. Tak mungkin lagi untuk mengingatnya satu persatu. Apalagi mengurainya secara rinci. Karena itu, jangan anggap enteng dosa-dosa. Meski dosa kecil.

Kematian bisa datang setiap sat tanpa pernah permisi. Ia bisa menyambar anak kecil yang sedang lucu-lucunya. Bahkan ia bisa merenggut seorang pemuda yang tengah asyik bermaksiat dengan kekasihnya. Ia bisa menjemput siapapun. Tak ada yang bisa mengelak.

Padahal pengampunan Allah itu bukannya tanpa syarat. Salah satunya melakukan taubat secara langsung. Tidak mengulur-ulur waktu. Justru menunda taubat sama artinya dengan menyia-nyiakan rahmat Allah. Di akhirat Allah akan memberikan balasan yang setimpal, tak akan menghiraukan segala penyesalan dan ratap tangis mereka.

Mengingat mati adalah pengasah bagi ketajaman hati. Seseorang akan lebih peka terhadap dosa yang telah diperbuat. Begitu ingat dosa-dosa yang diperbuat, tak akan pernah menunda waktu untuk bertaubat.

Pemacu taubat lainya adalah mengingat ancaman maksiat dalam kehidupan dunia. Karena setiap bentuk kemaksiatan niscaya akan membawa petaka dan kehancuran. Lihatlah ganasnya AIDS akibat mewabahnya seks bebas. Kemaksiatan takan pernah mendatangkan kepuasan dan kebahagiaan.

Marilah kita bertaubat selagi belum terlambat.


TAGS mengingat mati mengingat mati dalam islam


-

Author

Follow Me